Blog

7 Kelemahan Search Engine Marketing yang Perlu Diperhatikan

Kelemahan search engine marketing harus diperhatikan agar dapat meminimalisir kegagalan dalam melakukan SEM. Search engine marketing dapat membantu website berada di halaman pertama pencarian. Beberapa hal yang harus dihindari untuk memaksimalkan pemasaran.

Beberapa hal kelemahan Search Engine Marketing

  1. Kompetitif

Mesin pencarian memuat informasi dengan jumlah yang sangat banyak terlebih informasi dengan kata kunci yang sama. Jika kata kunci yang Anda gunakan termasuk kata kunci populer maka semakin banyak juga bersaing dengan yang lainnya.

Anda harus siap dengan persaingan yang tinggi untuk dapat menempati posisi paling atas atau di posisi yang menguntungkan. Hal tersebut dapat diupayakan dengan berbagai cara dan tidak menutup kemungkinan juga untuk dapat bersaing.

Mungkin akan butuh budget yang lebih banyak untuk dapat memberikan dampak yang besar oleh audiens pada pemasaran yang dipasang. Hal ini dapat menjadi kelemahan search engine marketing untuk bisnis.

2. Memerlukan waktu lebih

Untuk dapat menemukan kata kunci yang dapat bekerja efektif membutuhkan waktu yang lebih lama. Kemudian pada aplikasi dan perangkat memiliki banyak pilihan fitur yang dibutuhkan waktu cukup lama untuk mempelajari.

Pada metode ini dibutuhkan waktu lebih untuk melakukan pemantauan dan memperbarui materi konten dengan teratur. Selain itu untuk dapat menguji materi, meninjau hasil, hingga mengombinasi teks promosi butuh proses yang tidak sebentar untuk hasil terbaik.

3. Perubahan algoritma

Algoritma yang berubah adalah sebuah tantangan saat melakukan aplikasi metode SEM yang sering dijumpai. Mesin pencarian Google dikenal memiliki perubahan algoritma sampai 600 kali setiap tahun.

Perubahan tersebut sebagian besar tidak disadari karena berskala kecil. Sehingga membutuhkan usaha untuk dapat mengikuti setiap perubahannya. Perubahan yang terjadi sangat berpengaruh pada pemasaran yang dapat mengakibatkan ketidak cocokan.

4. Sedikit konten visual

Konten yang memuat tentang video maupun gambar banyak disukai oleh audiens. Iklan yang menggunakan metode SEM masih sedikit yang menggunakan konten visual. Sehingga hal itu dapat dimanfaatkan sebagai peluang untuk mendapatkan banyak audiens.

Pemasaran yang butuh menggunakan konten visual dapat menjadi pertimbangan ulang untuk menggunakannya karena dapat membuat kurang relevan.

5. Konten yang dihindari

Kebanyakan dari audiens sangat memilih konten mana yang menarik dan mana yang tidak. Terlebih saat mengetahui bahwa konten yang sedang dikunjungi merupakan konten berbau iklan maka akan cenderung meninggalkan halaman tersebut.

Atau mungkin audiens tersebut ingin mencari hasil tertentu akan tetapi tidak ingin terganggu karena iklan. Penggunaan metode pemasaran melalui mesin pencari akan menyematkan otomatis kotak hijau berlabel AD. Hal tersebut dapat mengurangi ketertarikan pada audiens atau bahkan malah dihindari dan dianggap sebagai hal yang mengganggu.

6. Visibilitas tidak dapat bertahan lama

Dengan menggunakan search engine marketing membuat konten yang di iklankan akan berada pada halaman pertama pencarian. Akan tetapi jika masa iklan Anda berakhir maka konten tidak akan berada di tempat yang sama kembali.

Sehingga visibilitas yang sebelumnya naik dapat turun jika tidak bisa mempertahankannya seperti saat diiklankan. Hal tersebut merupakan kelemahan search engine marketing sering ditemui oleh beberapa orang.

7. Celah pemborosan biaya

Meskipun SEM ini menggunakan metode bayar sesuai jumlah konten di klik yang juga dapat disebut cukup hemat. Namun hal itu dapat menjadi suatu celah untuk pemborosan biaya. Karena setiap audiens mengeklik maka akan ditagih untuk pembayaran tersebut. Hal tersebut dapat dihentikan, namun jika berhenti membayar maka konten tersebut akan hilang.

Search engine marketing memiliki fungsi yang sesuai untuk pemasaran dan dapat bekerja efektif sesuai yang diharapkan. Akan tetapi ada beberapa hal kelemahan search engine marketing yang memerlukan perhatian. 

WhatsApp WhatsApp us