Blog

3 Kesalahan Umum Saat Menggunakan Facebook Ads

Facebook Ads merupakan fitur andalan yang sengaja diciptakan oleh Facebook guna memfasilitasi para pelaku usaha. Dengan memanfaatkan media periklanan ini, pelaku usaha bisa memperkenalkan dan menawarkan produk maupun jasanya tanpa perlu repot-repot. Sayangnya, meskipun sangat bermanfaat sebagai media promosi, media periklanan Facebook masih sering digunakan secara keliru. Akibatnya usaha mengiklankan produk mengalami kegagalan. Konsumen yang diharapkan bisa ditarik untuk membeli produk atau menggunakan jasa pun tidak ada ataupun hasilnya lebih sedikit dari yang diharapkan.

3 Kesalahan Umum yang Sering Dilakukan Saat Menggunakan Facebook Ads

Meskipun sudah melakukan kesalahan, masih saja ada pelaku usaha yang tidak menyadarinya sama sekali. Agar hal itu tidak terjadi, berikut ini tiga kesalahan paling umum dan sering yang dilakukan ketika memakai fitur periklanan Facebook:

1. Terlalu Banyak Membuat Iklan

Sudah jadi rahasia umum jika sistem periklanan di Facebook akan dihitung setiap konten. Pelaku usaha mungkin benar-benar ingin usahanya dikenal melalui social media marketing tapi jangan sampai pula menggunakan fiturnya secara berlebihan. Melakukan kampanye promosi melalui fitur iklan memang menjanjikan tapi tidak semua orang diberkati dengan keberuntungan yang besar. Jika sebelumnya sudah pernah membuka banyak iklan tapi tidak ada hasil yang sepadan. Maka jangan memaksakan diri untuk melakukannya lagi. Karena cara ini hanya akan membuat biaya iklan yang dibebankan oleh Facebook membludak tinggi padahal keuntungan yang diperolehnya tidak seimbang bahkan tidak mencapai 10% sama sekali.

2. Iklan yang Dibuat Kesannnya Memaksa

Bila tidak memiliki keterampilan untuk membuat kampanye iklan di social media Facebook, maka disarankan untuk menggunakan jasa penulis iklan yang tepat. Iklan yang dibuat terlalu memaksa terkadang membuat konsumen merasa kurang simpatik. Perhatikan dengan baik rancangan ide iklannya, jangan terburu-buru menawarkan produk. Pasang iklan dengan benar, jika perlu belajar terlebih dahulu pada ahlinya. Pelaku usaha juga bisa melihat contoh online shop populer yang ada di Facebook. Lihat dengan baik bagaimana cara mereka membuat iklan dan melakukan promosi.

3. Konten yang Dibuat Kurang Unik

Digital marketing merupakan bidang yang cukup sulit. Karena untuk terjun langsung ke bidang ini seseorang harus memiliki kreativitas dan inovasi tanpa batas. Jika tidak mampu mengejar perkembangan zaman dan teknologi, akan sulit untuk menghasilkan konten-konten yang unik. Sebelum membuat iklan di Facebook, ada baiknya jika mengetahui target marketing terlebih dahulu. Cara ini efektif untuk membuat konten iklan yang tepat dan sesuai. Karena meskipun tampak modern, memasang iklan di Facebook tidak semudah kelihatannya.

Itulah tiga kesalahan paling sering dan umum yang hingga kini masih dilakukan oleh pelaku usaha saat menggunakan fitur Facebook ADS. Di masa depan, sangat diharapkan jika para pelaku usaha bisa lebih hati-hati lagi terutama sebelum posting iklan di media social Facebooknya.

Oleh: gogo.co.id

WhatsApp Chat with us!